Tampilkan postingan dengan label Ebook Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ebook Islami. Tampilkan semua postingan

Aliran dalam agama Islam

Add Comment
Aliran-aliran dalam Agama Islam - Ebook ini membahas mengenai perkembangan berbagai aliran aliran dalam islam dari jaman dahulu hingga saat ini, sang penulis berusaha menguraikan aliran-aliran Islam yang ada, terutama yang ada di Indonesia beserta pendapat-pendapat mereka.



  • Judul: Aliran-aliran dalam Agama Islam
  • Bahasa: Indonesia
  • Penulis: Farid Zainal Effendi
  • Jumlah halaman: 30
  • Format ebook: PDF


Di dalam pembahasan’nya, ebook ini jg mengungkap berbagai aliran yang di pandang sesat dan menyimpang di masyarakat, semoga ebook ini dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang beragam aliran islam yang berkembang saat ini, dan dengan tambahan pengetahuan itu, diharapkan para pembaca dapat lebih mampu dalam menjaga diri agar tidak sampai terjerumus ke dalam aliran aliran islam yang menyimpang.

Download ebook Aliran-aliran dalam Agama Islam dengan mengklik tombol di bawah ini!

aliran-aliran dalam islam

Al Quran Sebagai Penyejuk Hati

Add Comment
Al Quran mengandung mukjizat sebagai obat penenang bagi siapa yang ditimpa kecemasan, gelisah, sukar tidur, dan dibayang-bayangi oleh pikiran buruk. “Syekh Abi Qasim Al Qusyairi merasa sedih karena putra tersayangnya sakit keras. Ketika sedang tidur, ia bermimpi ketemu Rasulullah“ Shalallahu Alaihi wa Sallam. Ia mengeluhkan keadaannya kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. Bagaimana usahamu dengan ayat-ayat penyembuhan (syifa?),“ tanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. Ketika bangun ia berpikir tentang ayat-ayat penyembuhan itu. Dia menemukan 6 (enam) ayat tersebut dalam kandungan Al Quran yaitu :

  • "Serta melegakan hati orang-orang yang beriman". (Q.S. At - Taubah :14).
  • "Dan Al Quran itu penyembuh bagi penyakit- penyakit yang berada dalam dada". (QS.Yunus : 57 )
  • "Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia". (QS. An-Nahl : 69.)
  • "Dan Kami turunkan dari Al Quran itu suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.“ (QS. Al- Isra : 82).
  • "Dan apabila aku sakit, maka Dialah yang menyembuhkan aku". (QS.Asy-Syuara :80).
  • Katakanlah Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.“(QS. Fhusilat : 44).


Diantara Doa Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam, tiap selesai membaca Al Quran, “Aku bermohon kepada-MU ya Allah, Jadikanlah Al Quran yang agung ini sebagai penyembuh dadaku, pembebas sedihku dan kesembuhan untuk dadaku.“ Seorang lelaki menceritakan perihalnya kepada Abdullah bin Mas’ud , “Wahai Ibnu Mas’ud! Sudah lama aku menderita. Makanku tidak enak, tidurku tidak nyenyak, dan hatiku selalu gelisah.“ Laksana seorang dokter yang teramat ahli, Abdullah bin Mas’ud langsung berkata, “Kalau demikian keadaanmu, maka aku nasehatkan agar engkau melakukan tiga perkara :


  • Pertama bacalah Al Quran. Kalau kamu tidak bisa membacanya, cukup mendengarkan dan hayati maknanya.
  • Kemudian yang kedua hadiri tajkirah – tajkirah agama.
  • Dan ketiga, bawa hatimu berkhalwat dimalam sepi dengan melakukan shalat tahajjud.


Insya Allah penderitaanmu akan berakhir.“ Masya Allah. Baru saja lelaki itu mendengar resep yang teramat mujarab dari salah seorang sahabat dekat Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam, ini hatinya mulai tenang, dan wajahnya nampak ceria,bersegera pulang ke rumahnya. Dia ambil mashhab Al Quran yang memang sudah lama tidak dibacanya itu. Pelan-pelan tapi pasti. Tiap ayat demi ayat yang dibacanya, hatinya bertambah lega. Akhirnya bukan saja rasa dukacitanya sirna, tapi ia menjadi ketagihan membaca Al Quran.

Al-quran Kitab Sempurna

Add Comment
Al-Qur'an adalah kitab suci agama Islam. Umat Islammemercayai bahwa Al-Qur'an merupakan puncak dan penutup wahyu Allah hanya yangdiperuntukkan bagi manusia, yang disampaikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihiwa sallam, melalui perantaraan Malaikat Jibril. Dan sebagai wahyu pertama yang diterimaoleh Rasulullah SAW adalah sebagaimana yang terdapat dalam surat Al-'Alaq ayat 1-5

Kitab Al-Qur'an artinya: sungguh kami telah menurunkan az Zikir (al-Qur'an) dan sungguh kami akan memeliharanya. Diberikan kepada nabi muhammad saw, sebagai penyempurna kitab sebelumnya dari awal mula al Qur'an diturunkan sampai sekarang dan seterusnya akan selalu terjaga keaslianya.dan juga allah menjamin kitab suci al quran akan selalu terjaga keaslianya.

Hubungan dengan kitab-kitab lain, Berkaitan dengan adanya kitab-kitab yang dipercayai diturunkan kepada nabi-nabi sebelum Muhammad SAW dalam agama Islam (Taurat, Zabur, Injil, lembaran Ibrahim), Al-Qur'an dalam beberapa ayatnya menegaskan posisinya terhadap kitab-kitab tersebut. Berikut adalah pernyataan Al-Qur'an yang tentunya menjadi doktrin bagi ummat Islam mengenai hubungan Al-Qur'an dengan kitab-kitab tersebut:


  • Bahwa Al-Qur'an menuntut kepercayaan ummat Islam terhadap eksistensi kitab-kitab tersebut. QS(2:4)
  • Bahwa Al-Qur'an diposisikan sebagai pembenar dan batu ujian (verifikator) bagi kitab-kitab sebelumnya. QS(5:48)
  • Bahwa Al-Qur'an menjadi referensi untuk menghilangkan perselisihan pendapat antara ummat-ummat rasul yang berbeda. QS(16:63-64)
  • Bahwa Al-Qur'an meluruskan sejarah. Dalam Al-Qur'an terdapat cerita-cerita mengenai kaum dari rasul-rasul terdahulu, juga mengenai beberapa bagian mengenai kehidupan para rasul tersebut. Cerita tersebut pada beberapa aspek penting berbeda dengan versi yang terdapat pada teks-teks lain yang dimiliki baik olehYahudi dan Kristen.


Cara Memuliakan Al Qur’an

Add Comment
  1. Tasdiq Tasdiq artinya mengimani atau membenarkan.

    Yaitu setiap ayat/wahyu Allah dalam Al Quran, wajib kita imani dan tidak boleh ada keraguan sedikitpun.Didalam Albaqarah telah Allah jelaskan bahwa kita Al Quran ini tidak ada keraguan padanya (Albaqarah :2)
  2. Tilawah dengan baik dan benar.

    Secara hukum adalah wajib.Di dalam Al Quran Allah berfirman yang artinya, “Bacalah Al Quran dengan tartil.”

    Tartil maksudnya yaitu membaca dengan tajwid dan mengetahui kaidah-kaidah waqaf.Satu alasannya yaitu karena Al Quran berbahasa Arab.Allah menjelaskan bahwa membaca Al Quran dengan tajwid itu hukumnya wajib dan siapa yang tidak membetulkan bacaan Al Quran, maka ia berdoa karena Allah menurunkan Al Quran dengan tajwid dan dengan tajwid itu Al Quran sampai.
    Untuk menjalan kewajiban tersebut, semuanya butuh proses.
  3. Tadabbur

    Tadabbur adalah mengkaji, memahami, dan mempelajari isinyaSebagaimana firman Allah yang artinya: “Inilah kitab yang kami turunkan kepadamu yang diberkahi supaya ditadabburi ayat-ayatnya dan diambil ulul albab.”Dalam tafsir, Ulul Albab diterjemahkan sebagai orang yang memiliki akal sehat. Atau didalam Al Quran, pada surah yang lain Allah berfirman yang artinya : Tidakkah mereka mentadabburi Al Quran atau dihatinya ada penutupnya. Al Quran itu diturunkan dalam bahasa Arab ialah supaya kita mempelajarinya dan berfikir. Untuk itu, kita dianjurkan belajar bahasa Arab agar bisa mentadabburi Al Quran


Jika Tidak Belajar Al Qur’an

Add Comment
Dalam kehidupan sehari-hari mengaplikasikan terhadap sesuatu yang baru dipahami sangat sulit untuk diterapkan, apalagi harus diajarkan. Berbeda dengan dunia pendidikan yang harus dan mewajibkan orang-orang yang terjun kedalamnya untuk memberikan pengetahuannya kepada orang lain agar ilmunya dapat berkembang dan tidak sia-sia begitu saja dan untuk tidak menyesatkan seseorang atas suatu pemahaman yang salah diartikan.



Orang yang mempunyai suatu ilmu yang tidak dimiliki oleh orang lain lalu dia tidak mengajarkannya maka ia dikatakan bakhil. Nah, dalam pembahasan kali ini ada satu hadits yang mengatakan “celakalah orang yang tidak mau belajar dan mengajarkan ilmunya”, apakah hadits ini statusnya diakui (shohih) atau tidak (dho’if). Disini kami akan mencoba untuk meneliti tingkatan hadits ini dengan metode takhrij hadits. Semoga dengan menggunakan metode yang telah diciptakan oleh para muhadditsin ini kami dapat mengetahui status dari hadits ini dengan sejelas-jelasnya. Metode yang digunakan dalam mentakhrij hadits ini adalah metode ke-3 dan Multimedia yaitu mencari kata-kata yang asing.


حدثنا أحمد بن جعفر النسائي، وأبو سعيد عبد الرحمن بن محمد بن حسكا القاضي النيسابوري، قال: حدثنا محمد بن عبدة القاضي البغدادي، حدثنا إبراهيم بن سعيد الجوهري، حدثنا قيس، عن الأعمش، عن أبي وائل، عن حذيفة رضي الله تعالى عنه، قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " ويل لمن لا يعلم، وويل لمن علم ثم لا يعمل "

Artinya:
"Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

Auto Like Facebook